Harapan 2018

Sejak beberapa hari terakhir di tahun 2017, saya mempertimbangkan apakah ingin membuat resolusi untuk tahun 2018. Rasanya dari tahun-tahun sebelumnya, resolusi yang dibuat di awal tahun cuma diingat dan bertahan selama 1-2 bulan. Paling bagus 3 bulan. Lalu, untuk apa bikin resolusi tahunan, kalau hanya bertahan dalam hitungan bulan?

Jadi, ketimbang resolusi, mari kita muali tahun 2018 dengan harapan. Harapan yang semoga kalau kita ingat sepanjang tahun, akan menuntun tindakan dan aktivitas kita bulan demi bulan.

Harapan pertama adalah, untuk hidup bebas dari rasa sakit. Dan ini bukan hanya rasa sakit secara fisik, tapi juga dari pikiran yang mengganggu, kebencian terhadap seseorang, atau trauma terhadap suatu kejadian buruk.

Harapan kedua adalah supaya tetap sehat. Tahun ini saya akan berusia 40 tahun. Life begin at 40, some people said. Jadi semoga di awal kehidupan ini tetap diberikan kesehatan untuk ikut Marathon, Triathlon, Ultra Marathon, atau sekedar untuk jalan-jalan keliling dunia.

Harapan ketiga adalah supaya tetap bisa berkarya dengan hal-hal yang relevan. Tidak peduli apakah karya tersebut hanya dalam skala keluarga, atau sedikit lebih besar dalam skala lingkungan sosial dan pekerjaan.

Selamat Tahun Baru 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *